Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Meregang

Hidup melelahkan sekali ya? Akhir-akhir ini bahkan bernafas saja menurutku menambah beban pikiran. Bagaimana aku harus mengurus banyak hal dengan hanya 2 tangan dan jiwa yang telah terburai? Bagaimana aku harus melanjutkan hidup di atas kaki yang tertatih setelah terjerembab dalam kubangan? Bagaimana aku harus mempertanggung jawabkan diriku yang kacau balau ini di hadapan Tuhan? Apakah Tuhan akan menerimaku? Sudah tidak ada lagi gairah dalam diri ini. Bahwa rasanya ide tentang betapa kematian akan menyudahi kesulitan lebih disenangi oleh pikiran daripada kehidupan yang membanting tulang-tulang pertahananku saban hari. Bahwa kepedulian manusia hanya akan tumbuh ketika aku mati, aku sangat meyakini itu. Jika kemarin aku lahir sendiri, akan mati sendiri, mengapa saat hidup harus begini sendiri jua? Apakah bau dosaku menyingkirkan semua manusia dari peredaranku? Apakah aku belum cukup menderita dalam sunyi sejak dulu? Apakah hanya sepi yang benar-benar sudi jadi kawanku sampai akhir hayat?...