Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Random thoughts that you don't have to read, trust me

Sesuatu yang tidak perlu dibaca, mungkin, tapi aku ingin menulisnya pertama-tama untuk diri sendiri. Liburan kali ini cukup panjang (sungguh gue mensyukuri ini), dan beberapa pikiran yang menggentayangi kepala dari awal libur sampai sekarang gue tuang di sini. // Jarak sungguh menguji segala macam hubungan. // Kenapa orang harus selalu terhubung satu sama lain? Kenapa nggak bisa cukup dengan diri sendiri? Di saat ketemu sama orang susah, menjaga hubungan itu susah, bahkan banyak berantem sama diri sendiri, kenapa harus tetap terjebak oleh keharusan berhubungan dengan orang lain? Ini keharusan, atau kebutuhan?  Kalau kebutuhan, kenapa rasanya sulit sekali? Kenapa kayak sedang dalam perlombaan siapa dapat paling banyak, siapa dapat paling cepat, siapa dengan siapa? Apa kita harus selalu berusaha keras untuk kenal dekat dengan seseorang? Kalau iya, kenapa kayak lagi memaksa diri? Kalau nggak cocok, usaha apapun bakal percuma kan? Kalau nggak kunjung muncul rasa nyaman, sebenenya apa y...

When Reading Parenting Books Subtly Feels Like Self Parenting

Gambar
  A. Gambar kanan:The Danish Way Of Parenting (Jessica J. Alexander & Iben D. Sandahl; Pengantar Ayah Edy); B. Gambar kiri: Mendidik Anak Tanpa Teriakan & Bentakan (Ayah Edy) Ini bukan review, atau lebih tepatnya, review yang berbaur dan melebur dengan bagian kecil dari hidupku sendiri. Hidupku & kontemplasinya di hari-hari libur, sebab selain tidur, aku diberi banyak waktu untuk merenung. Salah satu kesimpulan dari perenunganku adalah: aku menemukan titik hitam, mengakar panjang, dan bagaimana langkah untuk mencabutnya secara baik-baik atau, tidak menyiraminya lagi sehingga ia tidak dapat tumbuh menjadi bumerang raksasa, musuh dalam selimut jiwaku. Kurang lebih satu setengah tahun di rumah, 1 tahun pertama diisi dengan pergolakan hebat dengan banyak kehendak dari diriku sendiri; keinginan, harapan, logika, & asumsi, dalam kapasitas mental yang sedang koyak, sebagaimana dalam bab-bab sebelum ini (kau tidak perlu baca, sungguh). Setengah tahun kemudian dengan kewaras...