TRIP DIENG!! | ADA MAKNA DIBALIK KATA
Ada yang paling menyakitkan memang dari ditolaknya naskah. Yaitu raibnya naskah. Sama kaya sekarang. Nasibnya adalah konten pos ini. Sudah ditulis 2x. Lalu terhapus 2x juga. Alhamdulillah. Allah memberi saya kesempatan untuk melatih sabar dan pantang menyerah. // Ada yang bilang, mulutmu harimaumu. Betul memang, sepatah kata mampu mengiris-ngiris optimisme, seuntai aksara dapat menceraiberaikan mimpi seseorang. Dan lukanya menganga pada hati, mengisap energi2 positif atas resolusi diri yang sedemikian dirancang begitu apik. Hati2. Dan pada Dieng, terimakasih sudah memberi saya pelajaran untuk tetap teguh dan optimis. Meski sekadar pendakian 800 meter, melihat prosesnya saya bersyukur untuk tidak menyerah dan mengindahkan tembok2 yang membatasi diri saya pada perubahan. "Mau naik, Pak? Anginnya besar dan hujan." "Iya kira2 sedikit sih yang naik kalau hujan2 begini." "Jangan gitu, Pak. Kalau mau naik ya naik, kalau gak ya...