Dua Sisi #Opini
Suatu individu, lebih punya integritas mana, yang lebih baik budi pekertinya atau materinya ?
Misal. Ketika seorang A memiliki wajah yang rupawan dan fashion mengagumkan, tentu akan menggugah tiap mata yg memandang.
Sayangnya, tidak semua pandangan hati akan sinergis dengan mata.
Dan perspektif manusia pun tidak selalu sama dg pandangan Tuhan Yang Maha Tahu.
Contoh kedua. Ketika seorang B memiliki wajah yg biasa saja, dengan budi pekerti yang luar biasa, apakah pandangan dg org ini sama dg org pertama?
Mata dengan fungsi primer utk melihat justru adalah entitas awal dari hal2 tabu. Barangkali ia memutuskan utk membutakan dirinya sendiri akan sebuah kebenaran dari hati.
Sedang pandangan dari hati, lahir dari intervensi keyakinan, pengalaman, dan lingkungan. Jika kombinasi tersebut menciptakan pikiran yang baik dan matang, maka kebenaran hati tidak akan ditolak hanya oleh penglihatan.
Sebelum menjelaskan lebih, saya bisikkan bahwa ini hanyalah sample dari 2 manusia yang tersuguh dr pikiran manusia yang tidak maha tahu juga.
Saya menyimak perbincangan hangat kedua tokoh mengenai politik yang selalu menjadi topik 'panas' dunia dan keduanya sepakat akan suatu hal. Saya simpulkan bahwa sebuah prinsip, basis dari kemajuan suatu unsur adalah pengembangan terhadap dirinya sendiri.
Atom tidak akan menjadi molekul jika dia hanya diam tanpa melakukan manuver dan konsolidasi apapun. Melakukan sesuatu yg lebih adalah konsep dari pengembangan diri kan?
Maka kedua sampel manusia di atas memberikan suatu konklusi, bahwa materi bukanlah inti dari kemajuan individu.
Bagaimana jika seorang yg tampan, dan kaya raya namun tidak memiliki tujuan yg baik? Maka hartanya akan semakin menggunung untuk dirinya sendiri, dan berita menunjukkan bahwa tidak sedikit org mati karena 'terlalu' bahagia.
Pemaparan di atas adalah sebuah analogi yg riil dari kedaulatan sebuah negara.
Jepang ketika itu melakukan restorasi besar2an di tahun 1868 pada era pemerintahan Kaisar Meiji. Restorasi tersebut mereformasi sistem pendidikan Jepang, khususnya menanamkan sikap2 patriotik serta loyal terhadap Jepang. (Lincicome, 1993:146).
Mereka mengadopsi sistem pendidikan Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis untuk mereformasi dan modernisasi sistem pendidikan Jepang.
Sistem pendidikan bagi mereka adalah salah satu pilar bagi kemajuan suatu bangsa, dan integritas bangsa adalah unsur terpenting dalam pengembangan negara. Ini menjadi salah satu faktor yg membuat Jepang melejit dalam tatanan negara adidaya.
Sistem pendidikan bagi mereka adalah salah satu pilar bagi kemajuan suatu bangsa, dan integritas bangsa adalah unsur terpenting dalam pengembangan negara. Ini menjadi salah satu faktor yg membuat Jepang melejit dalam tatanan negara adidaya.
Mari kita analogikan negara sebagai suatu materi yg berarti fasilitas, insfrastruktur, dan sumber daya alam, sedang bangsa adalah individu2 yang berada di dalam negara tersebut, yang pengelolaannya berdampak pada alokasi serta budidaya materi itu sendiri.
Dua hal tersebut mempunyai afiliasi yang kuat, dan berdasar pada faktor manusia atau si penggerak.
Bagaimana jika insfrastruktur yang terus dibangun itu justru menjadi raksasa yang melahap hak2 manusia2 tidak berdaya di bawahnya?
Bangsa yang maju tahu bagaimana membangun negeri sebelum jatuh. Bangsa yang terbelakang, tidak tahu bahwa mereka menjatuhkan negerinya sendiri.
Maka negara mana yg akan lebih dulu maju, yang mempunyai integritas dalam materi, atau mempunyai generasi2 yang berintegritas?
Komentar
Posting Komentar