"Kukira Tuhan Terluka"
Ahura Mazda, dan pada langit-langit yang berwajah nestapa Bahkan makian swastamita yang oren itu gagu pada geramnya` Hendak meludahi anggur lezatku dalam mangkuk-mangkuk dosa Ah, betapa sudah kusiapkan segala hal dari cangkir kuno yang kucuri dari pasar Cina, Lampu gemerlap diskotik yang menyihir para penari mala Telah terpongah sofa-sofa cantik yang merayu birahi asmaraloka Lantas kubiarkan botol-botol manis mengendus hasrat manusia, pagi pada buta hingga merana, sebab gulita tiada cukup mematikan nyala pun atma renjana, maka akan kudengar segala desis, erang, gemulai bergema-gema ah kecuali tuhan, atau astvat ereta yang dipuji-pujikannya itu, lantas bertebaran ambisi yang dijual belikan itu, berlembar-lembar tipu daya atas imaji dan angka, dia bernilai hanya pada dunia, dicumbuinya segala nafsu para serigala berbulu domba, agar kenyang lambung melar itu oleh sarayu fatamorgana hahaha dunia mu ini kata mu Tuhan? Sang maha bijaksana? Alangkah saban har...